Kali pertama kenal nama Pramoedya Ananta Toer waktu kelas XI SMA. Guru Bahasa Indonesia menyuruh membuat power point biografi tokoh sastra Indonesia. Waktu itu, guru bahasa Indonesiaku pernah mengatakan Pramoedya Ananta Toer. Alhasil aku bikin Biografi Pram. Setelah itu sok-sok kenal dan nge-fans Pram. Aku follow itu twitter Pram(bukan Official). Sok-sok nge-favorite dan nge-Retweet quote-quote nya. Sampai kuliah pun masih sok-sok kenal Pram. Kerap kali ke toko buku bajakn pengen beli buku-bukunya, tapi gak jadi-jadi mulu. Dan Baru akhir 2014 kesampaian beli! Yang pertama aku beli adalah Anak Semua Bangsa, sebuah kesalahan! Harusnya Bumi Manusia dulu. Lagi-lagi sok kenal dan sok nge-fans! Anak Semua Bangsa aku habisin dalam waktu kurang lebih 4 hari. Habis itu langsung borong ketiga buku sisanya; Bumi Manusia, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Dan keseluruhan aku membutuhkan satu bulan untuk melahap Tetralogi Buru. Waktu membacanya sering aku berpikiran, "kenapa gak dari dulu baca? Kenapa gak dari dulu SMP bacanya?". Ya, ada semacam penyesalan karena terasa telat membacanya. Coba kalau aku baca waktu jaman sekolah, mungkin akan lebih berguna.
Home
belajar
Showing posts with label belajar. Show all posts
Showing posts with label belajar. Show all posts
Aku menemukan ini dari group whatsapp, aku tidak mencari lebih jauh apakah benar dari Pak Anies. Tapi ini kata-kata yang bagus :) Read it.
"Selamat untuk Anda yang kini menjadi mahasiswa, Anda disebut maha atas kesiswaan Anda. Tanggungjawabnya tentu lebih besasr daripada anak-anak muda lainnya.
Di Indonesia ada jutaan anak masuk SD, tapi hanya ratusan ribu yang hari ini bisa kuliah. Itu artinya Anda berbeda dengan yang lain. Anda adalah sekelompok anak-anak muda yang punya kesempatan, untuk mengembangkan diri, untuk maju, meraih masa depan bukan hanya untuk Anda sendiri tapi untuk kemajuan Republik, untuk kemajuan bangsa.
Dividen adalah Pembagian keuntungan dari laba bersih yang dihasilkan perusahaan dalam periode tertentu kepada para pemegang saham yang berhak setelah sebelumnya harus melalui persetujuan RUPS terlebih dahulu.
1. Dividen lima BUMN ke negara tahun 2013
1. PT Semen Gresik Tbk (SMGR)
Semen Gresik pada tahun anggaran 2013 harus
menyetorkan dividen sebesar Rp 704,11 miliar ke kas negara atau sebesar 30
persen dari RKAP tahun 2013.
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Bank Mandiri pada tahun anggaran 2013 harus
menyetorkan dividen sebesar Rp 2,11 triliun ke kas negara. Namun target setoran
ini bisa diturunkan untuk menjaga rasio kecukupan modal (CAR) serta memberikan
prioritas pendanaan terhadap infrastruktur strategis nasional sehingga target
setoran dividen bisa ditekan menjadi Rp 1,68 triliun.
3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
Telkom pada tahun anggaran 2013 harus
menyetorkan dividen sebesar Rp 2,31 triliun ke kas negara atau sebesar 35
persen dari RKAP tahun 2013.
4. PT Pertamina (Persero)
Pertamina pada tahun anggaran 2013 harus
menyetorkan dividen sebesar Rp 9,4 triliun ke kas negara atau naik dari setoran
dividen tahun lalu sebesar Rp 7,4 triliun. Namun target setoran Pertamina
diperkirakan hanya terpenuhi Rp 8 triliun karena aktivitas yang tidak bisa
diprediksi dari anak perusahaan dan juga akibat pengaruh fluktuasi harga minyak
dunia.
5.
PT Perkebunan Nusantara (Persero)
Sumber : http://www.bumn.go.id/ptpn1/publikasi/berita/kontribusi-pajak-pt-perkebunan-nusantara-i-persero-kepada-negara-tahun-buku-2013-sebesar-rp-4468-milyar/
Sehubungan dengan telah selesainya audit yang
dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
PT Perkebunan Nusantara I (Persero) terhadap laporan tahunan (annual report)
tahun buku 2013 maka dapat di informasikan bahwa PT Perkebunan Nusantara I
(Persero) untuk tahun buku 2013 memperoleh laba bersih setelah pajak Rp. 22,92 milyar,
menyalurkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) sebesar Rp.1,06 milyar dan membayar
pajak kepada negara selama tahun 2013 sebesar Rp.44,68 milyar.
Khusus
untuk pajak yang dibayarkan kepada Negara selama tahun 2013 sebesar Rp. 44,68
milyar terdiri pajak yang harus dibayarkan PT Perkebunan Nusantara I (Persero)
sebesar Rp.25,83 milyar dan pajak PPN yang dipungut dari pihak ketiga yang
memiliki pekerjaan di PT Perkebunan Nusantara I (Persero) sebesar Rp.18,85
milyar, dimana PT Perkebunan Nusantara I (Persero) ditetapkan oleh pemerintah
dalam hal ini Menteri Keuangan sebagai BUMN Wajib Pungut (Wapu) Pajak.
Rincian
pajak yang disetor kepada kas Negara selama tahun 2013 adalah sebagai berikut :
2. Jumlah pendapatan negara 2013 dari sektor pajak
Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/08/16/202537/1993697/4/wow-apbn-2013-bernilai-rp-1657-triliun-naik-7
"Dari anggaran pendapatan negara sebesar Rp
1.507,7 triliun, penerimaan perpajakan direncanakan mencapai Rp 1.178,9
triliun, naik 16% dari target APBN-P 2012. Dengan peningkatan yang cukup besar
itu, penerimaan perpajakan akan menyumbang hampir 80% dari total pendapatan
negara," kata SBY.
Total penerimaan perpajakan sebesar itu, ujar SBY, juga berarti rasio penerimaan perpajakan terhadap PDB atau tax ratio mengalami peningkatan dari 11,9% di 2012 menjadi 12,7% di 2013.
Jika dilihat lebih rinci, penerimaan perpajakan ini terdiri dari penerimaan pajak dalam negeri sebesar Rp 210,3 triliun atau 18,5% dari target APBN pajak dalam negeri 2013 yang sebesar Rp 1.134,3 triliun, dan pajak perdagangan internasional yang sebesar Rp 10,2 triliun atau 17,4% dari target pajak perdagangan internasional APBN 2013 yang sebesar Rp 58,7 triliun.
Nah, untuk pajak dalam negeri, penerimaan pajak penghasilan (PPh) mencapai Rp 108,7 triliun atau 18,6% dari target APBN 2013 yang sebesar Rp 584,9 triliun. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu penerimaan PPh mencapai 18,7% dari targetnya.
Sedangkan penerimaan pajak pertambahan nilai, pada kuartal I 2013 mencapai Rp 76,2 triliun atau 18% dari target APBN 2013 yang sebesar Rp 423,7 triliun. Pada periode yang sama tahun 2012 penerimaan PPN mencapai 18,7% dari targetnya.
Jika dilihat lebih rinci, penerimaan perpajakan ini terdiri dari penerimaan pajak dalam negeri sebesar Rp 210,3 triliun atau 18,5% dari target APBN pajak dalam negeri 2013 yang sebesar Rp 1.134,3 triliun, dan pajak perdagangan internasional yang sebesar Rp 10,2 triliun atau 17,4% dari target pajak perdagangan internasional APBN 2013 yang sebesar Rp 58,7 triliun.
Nah, untuk pajak dalam negeri, penerimaan pajak penghasilan (PPh) mencapai Rp 108,7 triliun atau 18,6% dari target APBN 2013 yang sebesar Rp 584,9 triliun. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu penerimaan PPh mencapai 18,7% dari targetnya.
Sedangkan penerimaan pajak pertambahan nilai, pada kuartal I 2013 mencapai Rp 76,2 triliun atau 18% dari target APBN 2013 yang sebesar Rp 423,7 triliun. Pada periode yang sama tahun 2012 penerimaan PPN mencapai 18,7% dari targetnya.
Nah, untuk pajak dalam negeri, penerimaan pajak penghasilan (PPh) mencapai Rp 108,7 triliun atau 18,6% dari target APBN 2013 yang sebesar Rp 584,9 triliun. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu penerimaan PPh mencapai 18,7% dari targetnya.
Sedangkan penerimaan pajak pertambahan nilai, pada kuartal I 2013 mencapai Rp 76,2 triliun atau 18% dari target APBN 2013 yang sebesar Rp 423,7 triliun. Pada periode yang sama tahun 2012 penerimaan PPN mencapai 18,7% dari targetnya.
Sedangkan penerimaan pajak pertambahan nilai, pada kuartal I 2013 mencapai Rp 76,2 triliun atau 18% dari target APBN 2013 yang sebesar Rp 423,7 triliun. Pada periode yang sama tahun 2012 penerimaan PPN mencapai 18,7% dari targetnya.
Sumber : http://www.beritasatu.com/ekonomi/150655-penerimaan-pajak-baru-72-dari-target-apbnp-2013.html
Realisasi
penerimaan pajak per 7 November 2013 berdasarkan jenis pajaknya adalah Pajak
PPh non migas Rp 336 triliun, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan
barang mewah (PPnBM) Rp 299 triliun, pajak bumi dan bangunan (PBB) Rp 17
triliun, Pajak lainnya Rp 4,1 triliun dan PPh migas Rp 64 triliun.
Sumber
: http://nasional.kontan.co.id/news/penerimaan-pajak-2013-baru-185-dari-target-apbn
Hingga kuartal I 2013, realisasi penerimaan perpajakan
mencapai Rp 220,5 triliun. Jumlah ini hanya 18,5%
dari target penerimaan pajak di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
2013 yang sebesar Rp 1.193 triliun. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu,
realisasi penerimaan perpajakan mencapai 19,2% dari target.
google.com
Media online kini semakin populer dikalangan masyarakat terutama Indonesia. Kemudahan akses dan ke up-date an berita menjadi pilihan masyarakat dibanding media cetak. Banyak media online bermunculan di Indonesia, misalnaya, Detik.com, Kompas.com, Tribunnews.com, Vivanews.com, okezone.com, Tempo.co, Republika.com, dan lain sebagainya. Semuanya menyajikan berita-berita nusantara maupun mancanegara, dengan berbagai pilihan rubrik, misalnya bola, infotainment, tekno, kriminal, peristiwa, bisnis, lifestyle, dll.
Berbagai media online tersebut pasti memiliki gayanya masing-masing. tentunya dengan kelebihan dan keurangannya. Disini saya akan membahas tentang gaya pemberitanaan dari detik.com, Tempo.co dan tribunnews.com. bukan membandingkan sebetulnya, hanya mengulasnya masing-masing. so check it out!.
Saya tidak akan membahas secara satu berita, tapi saya membahas gaya beritannya, jadi menggunakan beberapa berita. Kalau hanya membahas satu berita akan sulit terlihat elemen-elemen gaya pemberitaannya. kemudian juga agar mudah menganalisa style yang sering dipakai. langsung saja.
Detik.com mengudara sejak tahun 1998. Kekhasan Detik.com yakni pada cara penyajian berita, yakni ringkas, santai, judul yang provokatif. Ringkas disini bermaksud berita yang pendek 4-5 paragraf saja dan to the point. Santai dalam artian, penggunaan bahasa yang tidak terlalu berat atau tidak menunjukan bahasa yang high class. Judul yang provokatif dan sedikit bermain konotasi.
~I am BACK :)
Jadi gini nih, aku mau share tentang sedikit pengertian dasar-dasar jurnalistik (sebenarnya ini penugasan dari Media Center sih. hoho). nah, untuk mengenla lebih jauh lagi tentang jurnalistik dan dunianya, kali ini aku mau ngasih definisi-definisi dari jurnalistik, jurnalisme, apa itu piramida terbalik, lalu cover both side, aktual, feature, opini, dan apa itu essay. so check it out, semoga membantu -_- :D
google.com
Jurnalistik
secara Harfiah, Jurnalistik(journalistikc) artinya kewartawanan atau hal-ihwal
pemberitaan. Kata dasarnya “jurnal” (journal), artinya laporan ata catatan,
atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” (day) atau “catatan
harian” (diary). Dalam bahasa Belanda journalistiek artinya penyiaran catatan
harian. Istilah
jurnalistik erat kaitanya dengan istilah pers dan komunikasi massa. Jurnalistik
adalah seperangkat atau alat media massa.
MAKASSAR - Blusukan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) disambut
insiden lemparan antarmahasiswa di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar,
Sulawesi Selatan, Jumat (4/10).
Saat Jokowi tampil menyampaikan
pidatonya di hadapan civitas akademika Unhas di Gedung Ipteks sekira pukul
15.00 Wita, tiba-tiba ada aksi memalukan yang dilakukan seorang mahasiswa, di
areal Gedung Baruga AP Pettarani.
Mahasiswa yang belum dikenali
identitasnya tersebut melempar ke arah Fakultas Ilmu Sosial, namun mengenai
kaca jendela Baruga AP Pettarani hingga pecah. Setidaknya ada lemparan sebanyak
tiga kali. Beruntung, tidak ada respons dari mahasiswa lainnya.
Dikutip dari www.jpnn.com 11/10/2013
Berita mengenai demo mahasiswa yang
berujung ricuh kerap kali terdengar. Yang terjadi baru – baru ini adalah demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar
Minyak (BBM) terjadi di beberapa kota di Indonesia. Mulai
organisasi kemahasiswaan, Tidak hanya mahasiswa yang demo, buruh hingga koalisi
masyarakat sipil serentak menolak kebijakan kenaikan BBM yang dirasa memberatkan
dan tidak pro-rakyat
habis sbmptn ini, karena jenuh belajar, aku mau nglanjutin program latihan nDesain. sekarang pake coreldraw x5, pengen belajar photoshop, tapi blom ngInstall di laptop
.
aku ikut sebut saja kontes online bikin desain gitu. tapi belom pernah menang, kalau dilihat dari kontestan lain, mereka membutuhkan sekitar 100 kontes baru bisa menang. jadi kesimpulannya aku harus banyak ikut kontes dulu baru bisa menang.
tapi disini aku gak cari "menang" nya, disini cuman belajar, belajar dari desain-desain kontestan lain. dan terbukti aku cukup berkembang (garis bawahi kata"cukup"), cukup berdasar versi ku, kalau versi orang lain mesti tetep aja di bilang jongkok.wekk.
.
aku ikut sebut saja kontes online bikin desain gitu. tapi belom pernah menang, kalau dilihat dari kontestan lain, mereka membutuhkan sekitar 100 kontes baru bisa menang. jadi kesimpulannya aku harus banyak ikut kontes dulu baru bisa menang.
tapi disini aku gak cari "menang" nya, disini cuman belajar, belajar dari desain-desain kontestan lain. dan terbukti aku cukup berkembang (garis bawahi kata"cukup"), cukup berdasar versi ku, kalau versi orang lain mesti tetep aja di bilang jongkok.wekk.
diatas itu yang aku desain 3-4 bulan yang lalu
diatas itu yang aku desain 7 hari yang lalu.
karena keterbatasan kuota modem, maka segitu dulu yang aku upload. huehuee
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)





