Dolan: Hutan Mangrove, Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara



Hello everybody!
yups yups yups holidayyyy....
Rabu kemarin(25-02-2015) ialah hari terakhir UAS semester 3. Kemudian dua minggu ini adalah "hari libur", ya mahasiswa menganggapnya begitu. Tapi secara kalender akademik, sebenarnya bukan hari libur, tetapi rapat kelulusan(you-know-rapat-kelulusan). Apapun yang terjadi, semoga aman-aman saja. Amin.

Belakangan ini baru rame-ramenya begal, tetapi aku gak mau bahas itu sekarang. Kamis, 26 Februari 2015, Pepsi(Pengen Peluk Situ), kumpulan cewek-cewek ex-excellent class. Ya tidak semua gabung, pasalnya cuman bertujuh. Buka gap, cuman sesama temen gila aja. Jadi, Kamis lalu kami berlima( Aku, Ayu, Dina, Rere, Risty tanpa Nuha dan Nina) pergi ke hutan Mangrove. Dimanakah itu???? Mari kita liat~ ~ ~


09.30 WIB kami cus ke stasiun Pondok Ranji. Hari itu KRL sepertinya emang lelet, alhasil kami menggila di KRL. Ba bi bu jam sebelasan kami sampe stasiun Jakarta Kota. Cus kami cari taxi, sempet agak bingung, tapi dibantu ama bapak-bapak polisi yang baik hati. Kami di-stop-in taxi. Cus ngomong bapaknya ke hutan Mangrove. Satu jam kemudian saat argo mulai menaiki angka lima puluh ribu lebih, yaaa kami kesasar. Kami kehilangan arah. Bapaknya gak tau tempatnya, atau lebih tepatnya gak yakin ama tempatnya. Alhasil kami ngandelin google maps, oke itu tidak membantu, kami coba pakai aplikasi(lupa namanya). Si Rosela yang memandu. Ba bi bu kami puter balik, kami nyasar ke Taman Margasatwa. Akhirnya aku sama Risty masuk, lhah ini kotor amat, duh bukan hutan Mangrove yang dimaksud. Bapak penjaga Taman Margasatwa akhirnya ngasih tau kami. Dan ternyataaaa......sejujur-jujurnya adalah tempat yang dimaksud bapak taxi. Heeee kenapa pula bapak gak yakin. Tau gitukan kami hemat duit -___-. Kami puter balik lagi ke tempat yang ada plakatnya "Wisata Alam Angke Kapuk". Yups dibelakang bangunan Budha tzu chi. Dan lalala...setelah membayar Rp 25.000 per orang mari jelajahi Hutan Mangroveeee.... 



Itu foto masjid nya. Semua terbuat dari kayu. Jaman dulu banget aaa suka sekali. Mana di sampingnya air gitu. Damai bangetlah. Rumah impianku bengett. Oh ya disebelah utara, selatan dan timurnya ada terasnya gitu. Dan teras bagian selatan yang paling kece. Pemandangan membentang perairan pohon bakau. Sedap!


Oh ya, di wisata alam ini kita tidak diperkenankan membawa kamera profesional semacam SLR atau kamera pocket pun. Kalo kamu bawa, harus dititipin a.k.a disita. Kalo ketahuan pake di lokasi, kamu di denda satu juta. Jadi yaa pake iphone aja. Kalo aku sih cukup lenovo ku. hahaha







Belok kiri untuk masuk kawasan wisata alam. Di ujung situ tu, ada penjaga tiket, yang narikin tiket lebih tepatnya. Tinggal ikutin plakatnya aja kalo mau kemana-kemana.


Itu sebenernya kandang kelinci, tapi aku gak liat kelincinya. Udah pada tewas mungkin. Atau pada tidur di dalem tuh pondoknya. Disamping kandang kelinci ada juga kandang monyet lhoo.


 Ini kantinnya, kayu semualah bray. Eh, tapi waktu kesana kemaren baru tutup. Yang buka toko minum depannya. Ada sih mie, kemarin makan itu daripada kelaperan. Harganya 12k. Air minum harga normal buat kawasan wisatalah. Yang di bawah ini, kantinnya diliat dari samping. Bagus yak. 

 

Ada tempat outbond juga di sana. ya kayak gitulah.


Nah ini memasuki kawasan villa. Ada 4 kawasan villa. Satu di depan(foto diatas), trus ada lagi di belakang itu ada jalan cabang 3. Paling keren cabang yang lurus.








Meong aja enjoy tuh nongkrong di situ. Di poto dari belakangpun dia kagak respons. Terlalu jinak kali yak.



Itu diatas baru ada photo prewed. Orang China, keliatan dari mukanya. Waktu kami kesana, ada sekitar 5 pasangan yang poto prewed. Dan kebanyakan orang-orang Tionghoa. Btw kawasan Angke Kapuk ini emang pemukiman orang China. Keliatan di gerbang-gerbang perumahan dipasang lampion ala-ala Gong Xi Fa Cai.



Ini scene kalo ambil cabang yang lurus. Semua kayuuu....




Ini ni penanaman mangrove. Kayaknya itu kompleks orang jepang deh. Namanya jepang-jepangan gitu. Oh ya kemarin juga nemuin penanam yang dari BPPK. Tapi gak ada foto.



Nah diujung jalan cabang lurus ini ada bangunan yang lumayan gedhe. Bagus bentuknyaa.



Kompkes vila-vila. Bentuknya segitiga gitu.
 
Aku suka foto itu :3


Ayu, Dina, Rere, Risty.
I'm the photografer. kwkw

edit dikit :3



Paling suka ini jembatannnnnn. Kece banget. Damai. Anginnya amboi, buat nongkrong waktu sunset enak banget.



Jam 17.00 WIB kami kembali ke masjid. Sholat dan duduk bentar. 




Oh ya, sebenernya ada juga jalan ke pantai. Waktu itu kami jalan ke sana, tapi zonk banget pantainya. Kayak bukan pantai dan agak membaui bau tak sedap. But overall, kece lah :)


So, how??? wanna visit? you must try it!
Tidak akan menyesal.

Salam.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

soal dan jawaban : Struktur & fungsi sel

Share : Dampak Perang Dunia II

Analytical Exposition text! Theme : The disadvantages of cheating