Welcome June, Hujan Bulan Juni Sapardi Djoko Damono


Hujan bulan Juni 

– Sapardi Djoko Damono -




tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu



tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

---------

1 Juni 2015, Juni yang ke-21. Bulan yang selalu aku takutkan saat aku harus bertambah umur sekaligus bulan yang aku syukuri saat aku masih diizinkan bertemu kembali. Juni.
1 Juni 2015, H-18 Ramadhan, suatu hal yang aku rindukan dan aku nantikan. Saat jarak yang menambah jeda dan tatap muka, rumah adalah tempat paling tersyukuri, keluarga adalah harta terbesar yang aku miliki. Tak luput dari setiap doa agar berjumpa kembali.
1 Juni 2015, cepat sekali dia datang, 2015 telah berjalan setengah. Introspeksi, lebih baik.

Tabah, dihapusnya ragu-ragu, yang tak diucapkan terserap oleh akar.

Sekian.
Salam.



Comments

  1. cie umurnya udh samaan aja kayak nama bioskop. hbd dewanti maap telat. semoga senantiasa dianugerahi kebahagiaan dan kelancaran baik di dunia hingga di "dunia yg sebenarnya" nanti. kadonya komen ajaya :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahaha masih tanggal 14 besok Bar, btw thanks. Aminnn. Komen bamget? yg lain dong wkwkw

      Delete
  2. juni itu mulai musim panas yaah sist

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

soal dan jawaban : Struktur & fungsi sel

Share : Dampak Perang Dunia II

Analytical Exposition text! Theme : The disadvantages of cheating