Mengapa Harus Bayar Pajak?

Jangan salah, Pajak tidak dibayar di kantor pajak, apalagi membayar ke orang pajak. Pembayaran pajak hanya dapat dilakukan di bank persepsi dan kantor pos.


Mengapa kita harus membayar pajak? Jawaban yang bisa timbul adalah kita membayar pajak agar tersedia sarana (fasilitas) umum yang dapat digunakan bersama atau kita membayar pajak karena kita sudah terlebih dahulu menikmati sarana umum tersebut.


Penyediaan sarana dan prasarana publik yang kita manfaatkan hanya dapat terjadi karena peran pemerintah yang membutuhkan pengorbanan besar mengumpulkan dana guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kemakmuran generasi mendatang sangat tergantung pada investasi generasi sekarang ini berupa penyediaan segala macam sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menggerakkan roda ekonomi. Semua sarana dan prasarana umum tersebut hanya dapat tersedia bila ada pajak.

Hanya melalui sumber pembiayaan dari pajak maka Negara dapat menyediakan sarana dan prasarana untuk masyarakatnya. Swasta tidak mungkin bisa melakukan apa yang dapat dilakukan oleh Negara, karena konsep bisnis atau usaha yang dilakukan oleh swasta hanya untuk kepentingan sekelompok mereka saja. Untuk itu pembayaran pajak yang kita lakukan adalah guna meningkatkan tingkat kehidupan generasi mendatang. Dengan kata lain, kemajuan suatu bangsa amat ditentukan melalui kesadaran memahami dan membayar pajak dengan benar.

Realisasi penerimaan pajak tahun 2013 mencapai Rp 1.099,9 triliun per 31 Desember 2013 lalu. Jumlah itu mencapai 96 persen dari target sepanjang tahun lalu Rp 1.139,32 triliun. Seharusnya ada enam juta perusahaan yang bayar pajak. Sekarang baru 520 ribu yang bayar. Sementara wajib pajak pribadi baru 30 persen yang bayar pajak. pasal 23 A UUD 1945 yang berbunyi, "Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan Undang-Undang

*Hijrahan dari Wordress. Belum di update lagi kontennya. Soon!

Comments

Popular posts from this blog

soal dan jawaban : Struktur & fungsi sel

Pingin...